Jumat, 08 Maret 2013

ARTIKEL PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP RANAH AFEKTIF SISWA SEKOLAH DASAR


PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP RANAH AFEKTIF SISWA SEKOLAH DASAR
Khairunnisa
NIM 1205467
Abstrak
Teknologi informasi dan komunikasi merupakan hal yang tidak asing lagi dimasa sekarang, dari waktu ke waktu teknologi informasi dan komunikasi selalu berkembang.Teknologi informasi dan komunikasi memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia pendidikan baik untuk membantu dalam proses pembelajaran maupun membantu guru dalam merencanakan proses pembelajaran. Teknologi informasi dan komunikasi dapat memengaruhi ranah afektif siswa sekolah dasar.Ranah afektif siswa meliputi perasaan, sikap, dan minat.Ketiganya tidak dapat dijauhkan dari pengaruh teknologi informasi dan komunikasi.Aspek afektif ini berkaitan dengan bagaimana siswa berhubungan dengan lingkungan sosialnya.Siswa yang duduk di sekolah dasar dapat dikatakan masa usia anak-anak yang tentunya belum bisa membedakan baik dan buruk dari teknologi informasi dan komunikasi, maka dibutuhkan pengawasan dari guru dan orangtuanya.
Kata Kunci :teknologi informasi dan komunikasi, ranah afektif, siswa sekolah dasar.
A.    Gambaran Umum
Memasuki masateknologi informasi dan komunikasi yang di mana-mana teknologi informasi dan komunikasi itu sendiri dimanfaatkan dalam kehidupan termasukdalam dunia pendidikan.Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam kegiatan pendidikan ditinjau dari sisi program yang harus didesain dan bagaimana desain itu dimplementasikan. Teknologi informasi dan komunikasiakan memberikan manfaat pada pendidikan jika teknologi informasi dan komunikasi itu dirancang dan digunakan secara baik bagi kegiatan pendidikan Melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi akan meningkatkan kualitas pembelajaran. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan dari mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.Di berbagai sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi melengkapi berbagai fasilitas dengan teknologi informasi dan komunikasi.
Dirasakan teknologi informasi dan komunikasi memengaruhi ranah kognitif dan psikomotor siswa, namun bagaimana untuk ranah afektif siswa sendiri.Ranah kognitif siswa sekolah dasar sangat didukung pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi karena memberikan stimulus untuk otak kiri dalam pembelajaran.Pada ranah psikomotor pula teknologi informasi dan komunikasi memberikan manfaat besar dengan membuat keterampilan siswa.
Bagaimana sebenarnya pengaruh teknologi untuk ranah afektif siswa sekolah dasar tentu menjadi pertanyaan besar karena ranah afektif siswa berhubungan dengan lingkungan sosialnya di dalam kehidupan.Tentu saja yang dinamakan pengaruh memiliki sisi positif dan sisi negatif, begitu juga pengaruh dari teknologi informasi dan komunikasi.

B.     Isi
1.      Konsep Teknologi Informasi dan Komunikasi
Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani, technologia, atau techne yang mempunyai arti keahlian dan logia yang berarti pengetahuan. Akan tetapi, kini pengertian teknologi menjadi semakin meluas, sehingga saat ini teknologi merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan jenis penggunaan dan pengetahuan tentang alat dan keahlian, serta bagaimana teknologi itu dapat memberi pengaruh pada kemampuan manusia untuk mengendalikan dan mengubah sesuatu yang ada di sekitarnya serta dapat menyelesaikan sebuah masalah.
Rusman (2010:79) berpendapat bahwa teknologi adalah caradi mana kita menggunakan ilmu pengetahuan untuk memecahkan masalah praktis. Jadi, pada dasarnya teknologi adalah semacam hasil daripada karya tangan manusia untuk dapat memanfaatkan alam dan sesuatu yang ada di sekelilingnya secara lebih maksimal.
Informasi adalah data yang telah diolah dan dijadikan fakta untuk membuktikan suatu hal.Ciri-ciri informasi yang berkualitas menurut Mc. Leod (1997) ada empat, yaitu (1) akurat, artinya informasi mencerminkan keadaan yang sebenarnya; (2) Tepat waktu, artinya ada saat informasi itu dibutuhkan; (3) Relevan, artinya harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan; (4) Lengkap, artinya utuh atau tidak setengah-setengah. (dalam Rusman, 2011:79)
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan dari pembawa pesan ke penerima pesan. Komunikasi berasal dari bahasa latincommunicare artinya memberitahukan atau milik bersama. Pemanfaatan teknologi dalam komunikasi sangat beragam, seperti yang diketahui saat ini komunikasi dilakukan secara instan, cepat dan relatif murah.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi merupakan peralatan yang dapat melakukan pemindahan, manipulasi dan pemrosesan data demi memudahkan manusia untuk menyelesaikan suatu masalah.
2.      Ranah Afektif Siswa Sekolah Dasar
Ranah afektif adalah ranah yang berkaitan dengan sikap dan nilai.Ranah afektif meliputi perasaan, sikap,dan minat.Ciri-ciri hasil belajar afektif akan tampak pada peserta didik dalam berbagai tingkah laku. Seperti bagaimana sikap siswa memperhatikan gurunya, tanggung jawab siswa dalam tugas-tugasnya dan interaksi siswa dengan lingkungan sekitar.
Ranah afektif tidak dapat diukur seperti halnya ranah kognitif, karena dalam ranah afektif kemampuan yang diukur adalah bagaimana seorang siswa memperhatikan, merespon,  menghargai, mengorganisasi, dan karakteristik suatu nilai. Ranah afektif seseorang berkaitan dengan bagaimana kehidupannya dalam lingkungan sosialnya.Skala yang digunakan untuk mengukur ranah afektif  seseorang terhadap kegiatan suatu objek diantaranya skala sikap.
Tiga hal yang termasuk ranah afektif siswa yaitu :
a.       Perasaan
Perasaan adalah segala sesuatu yang dirasakan jiwa diakibatkan karena menerima suatu informasi dari luar. Pengaruh teknologi informasi dan komunikasi terhadap perasaan siswa contohnya seperti saat siswa menerima penyampaian informasi yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkannya maka akan membuat siswa tersebut merasa tidak puas.
b.      Sikap
Sikap yaitusuatu kecenderungan untuk bertindak karena ada dorongan dan keinginan.Sikap dapat dibentuk melalui pengalaman yang didapati dalam melihat, mendengar ataumerasakan. Siswa sekolah dasar tentu menerima semua dari apa informasi yang didapat tanpa mempertimbangkan benar atau salahnya serta baik atau buruknya. Teknologi informasi dan komunikasi memberikan contoh-contoh sikap seperti di media elektronik yang menampilkan tayangan-tayangan dari iklan, berita, sinetron dan hiburan yang dapat memengaruhi sikap siswa.
c.       Minat
Menurut kamus besar Bahasa Indonesia (1990:583) minat atau keinginan adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu.Melalui teknologi informasi dan komunikasi minat siswa dalam belajar dapat ditingkatkan.Teknologi informasi dan komunikasi dapat memberikan stimulus atau dorongan kepada siswa agar termotivasi dalam belajar.Stimulus yang diberikan bisa berupa pembelajaran menggunakan multimedia.Contohnya, seorang guru menggunakan media pembelajaran yang menarik berisi gambar-gambar, suara dan warnaakan membuat siswanya senang mengikuti pelajaran dibandingkan dengan guru yang menyampaikan materi dengan ceramah saja.
3.      Pengaruh Teknologi Informasi dan Komunikasi pada Ranah Afektif Siswa Sekolah Dasar
Berbagai pengaruh dari teknologi informasi dan komunikasi mulai nyata dirasakannya terutama pada tataran siswa sekolah dasar yang dapat dikatakan masa anak-anak.Tentu teknologi informasi dan komunikasi memengaruhi ranah afektif siswa sekolah dasar dengan positif maupun negatif.
Pertama, dengan Teknologi informasi maka akan memberi stimulus kepada siswa agar tertarik dengan materi yang disampaikan. Siswa merasa bahwa ada suatu hal yang menarik hatinya untuk menerima materi yang disampaikan.Kedua, siswa sekolah dasar bisa kreatif untuk mencari informasi di internet maupun media elektronik serta cetak. Ketiga, dengan pemakaian media grafis imajinasi siswa akan lebih berkembang sehingga menimbulkan minat siswa untuk berkeinginan. Keempat, pengaruh kemajuan teknologi, berdampak pada pembentukan karakter siswa, siswa sekolah dasar yang diberikan keleluasaan orangtua untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi cenderung menjadi siswa yang kurang bersosialisasi.
Seorang siswa di sekolah dasar masih butuh bersosialisasi dan bermain dengan dengan teman sebayanya.Disini tentunya peran pengajar dan orangtua sangat diperlukan.Para pengajar yang dalam keseharian siswa di sekolah harus bisa memilah dan memberikan informasi yang baik, sehingga siswa yang belum bisa membedakan mana yang baik dan buruk tidak terkena pengaruh negatif dari teknologi.Selain itu tidak hanya guru saja yang melakukan pengawasan, namun peran orangtua tidak kalah penting karena orangtua selalu ada dilingkungan individu siswa. Orangtua dapat memberikan pendidikan pada anak bahwa teknologi informasi dan komunikasi tidak boleh diagung-agungkan dan pengertian bahwa teknologi informasi dan komunikasi itu akan baik pengaruhnya jika digunakan dengan sebaik-baiknya
C.    Simpulan
Teknologi informasi dan komuikasi merupakan peralatan yang dapat melakukan pemindahan, manipulasi dan pemrosesan data demi memudahkan manusia untuk menyelesaikan suatu masalah.Peran teknologi informasi dan komunikasi tidak dapat dipisahkan dari dunia pendidikan.teknologi informasi dan komunikasi telah memengaruhi ranah afektif siswa sekolah dasar. Ranah efektif siswa sekolah dasar meliputi perasaan, sikap dan minat.Ada pengaruh baik dan buruk, pengaruh baik dari teknologi informasi dan komunikasi, yaitu dapat meningkatkan stimulus dalam pembelajaran, sedangkan pengaruh buruknya,yaitu dapat membuat siswa cenderung menjadi individualis.Untuk mengatasi pengaruh buruk dari teknologi informasi dan komunikasi maka diperlukan peran serta guru dan orangtua siswa itu sendiri.


D.    Daftar Pustaka
Darmawan, Deni. 2012. “Biological Communication Behavior through Information Technology Implementation in Learning Accelerated” dalam International journal Communication, Network and System Sciences [online], vol 5, 9 halaman. Tersedia: http://www.SciRP.org/journal/ijcns [31 Oktober 2012]
Makmun, Abin Syamsudin. 2007. Psikologi Pendidikan. Bandung : Rosda Karya.
Rusman dkk. 2011. Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi : Mengembangkan Profesionalitas Guru. Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Zaky.2011, Ranah Penilaian Kognitif, Afektif dan Psikomotorik [online]. Tersedia:http://zakydroid88.blogspot.com/2011/Ranah-penilaian-kognitif-afektif-dan-psikomotorik. [28 November 2012]

1 komentar: