Kamis, 05 April 2012

RANGKUMAN KIMIA TABEL PERIODIK


GOLONGAN ALKALI ( IA)
Logam Alkali ini terdiri dari Litium, Kalium, Rubidium, Sesium, dan Fransium.
Logam Alkali mudah melepaskan elektron dan merupakan reduktor yang paling kuat. Logam Alkali merupakan konduktor yang sangat baik, mempunyai titik leleh yang rendah, dan serta ditemukan dalam bentuk garamnya.
GOLONGAN ALKALI TANAH (IIA)
Disebut alkali karena bersifat alkali bila direaksikan dengan air . Terdiri dari enam unsur, yaitu :Berilium (Be), Magnesium (Mg), Kalsium (Ca), Stronsium (Sr), Barium (Ba), Radium (Ra)
1.       Berilium : Ditemukan dalam bentuk oksida dalam beril dan zamrud oleh Vauquelin pada tahun 1798. Namanya diperoleh dari mineral asalnya yakni “beryl”. Pernah dinamakan glucinium, yang diambil dari bahasa Yunani “glykys” yang artinya manis. Saat terbakar, terbentuk api putih.
Fungsi :
·         Untuk memadukan logam agar lebih kuat
·         Digunakan pada kaca dari sinar X
·         Untuk mengontrol reaksi fisi pada reaktor nuklir
·         Campuran berilium dan tembaga banyak dipakai pada alat listrik

2.       Magnesium : Diambil dari kata "Magnesia", sebuah kota di Yunani. Elemen terbanyak ke delapan yang membentuk 2% massa kulit bumi dan unsur terlarut ketiga terbanyak pada air laut. Saat terbakar, terbentuk api putih.
Fungsi :
·         Memberi warna putih terang pada kembang api dan lampu Blitz
·         Senyawa MgO dapat digunakan untuk melapisi tungku
·         Mengurangi asam di mulut, mencegah kerusakan gigi, dan mencegah kelebihan asam lambung
·         Membuat campuran logam agar semakin kuat dan ringan

3.       Kalsium : Ditemukan pada bagian metalik oleh Matthiesen pada tahun 1808. Namanya diperoleh dari bahasa latin“calcx”. Kelimpahan kalsium terletak pada urutan kelima pada kulit bumi. Saat terbakar, terbentuk api berwarna merah bata.
Fungsi :
·         Obat-obatan, bubuk pengembang kue dan plastik
·         Senyawa CaSO4 digunakan untuk membuat Gips
·         Senyawa CaCO3 biasa digunakan untuk bahan bangunan, kapur tulis, dan gelas
·         Senyawa CaO dapat mengikat air pada etanol, mengeringkan gas, dan mengikat CO2 pada cerobong asap
·         Ca(OH)2 digunakan sebagai pengatur pH air limbah
·         Pembentuk tulang dan gigi

4.       Stronsium : Pertama kali dipersiapkan oleh H. Davy pada 1808. Namanya diambil dari sebuah desa di Skotlandia “Strontian” . Saat terbakar, terbentuk api berwarna merah tua.
Fungsi :
·         Senyawa Sr(NO3)2 memberikan warna merah pada kembang api
·         Stronsium sebagai senyawa karbonat biasa digunakan dalam pembuatan kaca televisi berwarna dan komputer

5.       Barium : Pertama kali ditemukan pada bagian metalik oleh R. Bunsen pada tahun 1854. Namanya diambil dari bahasa Yunani “barys” (berat, padat, keras, dan hebat). Saat terbakar, terbentuk api berwarna hijau muda.
Fungsi :
·         BaSO4 digunakan untuk memeriksa saluran pencernaan karena mampu menyerap sinar X
·         BaSO4 digunakan sebagai pewarna pada plastik karena memiliki kerapatan yang tinggi dan warna terang
·         Ba(NO3)2 digunakan untuk memberikan warna hijau pada kembang api .


GOLONGAN KALKOGEN (VI A)
Golongan Kalkogen yaitu golongan sebangsa oksigen yang menempati golongan VI A pada Sistem Periodik Unsur (SPU). Unsur-unsurnya yaitu O (Oksigen), S (Belerang/sulfur), Se (Selenium), Te (Telurium), Po (Polonium).
1.       Oksigen : lambang O nomor atom 8, merupakan unsur paling melimpah ketiga di alam semesta berdasarkan massa dan unsur paling melimpah di kerak Bumi. Oksigen pertama kali ditunjukkan oleh Joseph Priestley.
Kegunaan Oksigen :
-          Untuk membantu pernapasan makhluk hidup (manusia, hewan dan tumbuhan)
-          Oksigen digunakan dalam produksi baja, plastik, dan tekstil,
-          Oksigen cair dapat digunakan untuk bahan bakar roket.
-          Dalam industri baja , untuk mengurangi kadar karbon dalam besi gubal.

2.       Belerang atau sulfur : lambang S dan nomor atom 16. dan memiliki 6 elektron valensi. Di alam belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni atau sebagai mineral-mineral sulfide dan sulfate.
Ciri-cirinya:
-          Zat padat (solid)
-          Bentuknya non-metal yang tak berasa
-          Tak berbau dan multivalent

Kegunaan sulfur
Penggunaan komersilnya terutama dalam fertilizer serta pembuatan
·         bubuk mesiu,
·         korek api,
·         Baja-baja fosfat
·         Racun serangga
·         Batrai
·         Bahan cuci

3.       Selenium : lambang Se dan nomor atom 34. Selenium yaitu mineral penting yang sangat dibutuhkan sebagai antioksidan untuk meredam aktivitas radikal bebas. Di seluruh dunia selenium dihasilkan dari pemurnian kembali logam anoda dari proses elektrilisis tembaga .
·         Manfaat Selenium Bagi Tubuh
1.       Menangkal radikal bebas
2.       Meningkatkan kekebalan tubuh
3.        Memperbaiki system imunitas dan fungsi kelenjar tiroid
4.       Mempertahankan elastisitas jaringan tubuh .
Ciri-ciri :
o   Zat padat (solid)
o   Fotovoltaik, yakni mengubah cahaya menjadi listrik
o   Fotokonduktif , yakni menunjukan penurunan hambatan listrik dengan meningkatnya cahaya dari luar
o   Termasuk Bentuk non-metal
o   Struktur kristal Hexagonal
Kegunaan selenium :
·         Sebagai tinta fotografi untuk memperbanyak salinan dokumen.
·         Dalam industri kaca untuk mewarnai kaca .
·         Bahan pembuatan baja tahan karat.

4.       Telurium : lambang Te dan nomor atom 52.
Ciri-ciri :
o   Zat padat (solid)
o   Warnanya putih keperak perakkan
o   cukup rapuh dan dapat di haluskan dengan mudah
o   Termasuk Metaloid
o   Struktur kristal Hexagonal
o   Satnya semi konduktor
KEGUNAAN TELURIUM
ü  Memperbaiki kemampuan tembaga dan baja tahan karat untuk digunakan dalam permesinan .
ü  Digunakan dalam keramik

5.       Polonium : lambang Po dan nomor atom 84. Unsur radioaktif yang langka ini termasuk kelompok metaloid yang memiliki sifat Kimia yang mirip dengan Telurium dan Bismut. Polonium digunakan untuk menghilangkan kumpulan arus elektrostatis dalam alat pengionisasi udara. Merupakan sumber yang baik dalam radiasi alfa.

GOLONGAN HALOGEN (VIIA)
Halogen adalah kelompok unsur kimia yang berada pada golongan 7 (VII atau VIIA pada sistem lama) di tabel periodik. Kelompok ini terdiri dari: fluor (F), klor (Cl), brom (Br), yodium (I), astatin (At), dan unsur ununseptium (Uus) yang belum ditemukan. Halogen menandakan unsur-unsur yang menghasilkan garam jika bereaksi dengan logam. Istilah ini berasal dari istilah ilmiah bahasa Perancis dari abad ke-18 yang diadaptasi dari bahasa Yunani.
1.       Fluor
 Merupakan unsur paling elektronegatif dan paling reaktif. Dalam bentuk gas merupakan molekul diatom (F2), berbau pedas, berwarna kuning muda dan bersifat sangat korosif.
2.       Brom
zat cair berwarna coklat kemerahan. Bromin mudah larut dalam air dan CS2 membentuk larutan berwarna merah, bersifat kurang aktif dibandingkan dengan klor tetapi lebih reaktif dari iodium.
3.       Iodium
Merupakan unsur nonlogam. Padatan mengkilap berwarna hitam kebiruan. Dapat menguap pada temperature biasa membentuk gas berwarna ungu-biru berau tidak enak (perih). Di alam ditemukan dalam air laut (air asin) garam chili, dll. Unsur halogen ini larut baik dalam CHCl3, CCl4, dan CS2 tetapi sedikit sekali larut dalam air.
4.       Astatin
Merupakan unsur radioaktif pertama. Astatin lebih logam sebanding iodium. Sifat kimianya mirip iodium, dapat membentuk senyawa antar halogen (AtI, AtBr, AtCl), tetapi belum bisa diketahui apakah At dapat membentuk molekul diatom seperti unsur halogen lainnya.




GOLONGAN V A
Semua komponen-komponen dari unsur ini mempunyai 5 elektron pada kulit terluarnya, 2 elektron terletak di subkulit s dan 3 terletak di subkulit p sehingga kekurangan 3 elektron di kulit terluar. Terdiri dari Nitrogen (N), Fosfor (P), Arsen (As), Antimon (Sb), dan Bismuth (Bi).
1.    Nitrogen : lambang N dan nomor atom 7. Dinamakan zat lemas karena zat ini bersifat malas, tidak aktif bereaksi dengan unsur lainnya. Nitrogen (Latin nitrum, Bahasa Yunani Nitron berarti "soda asli", "gen", "pembentukan") secara resmi ditemukan oleh Daniel Rutherford pada 1772, yang menyebutnya udara beracun atau udara tetap.
Ciri-ciri :
o   Gas tanpa warna.
o   Tidak berbau.
o   Tidak berasa.
o   Gas diatomik.
o   Bukan logam yang stabil.
o   Sangat sulit bereaksi dengan unsur/senyawa lain.
Manfaat :
-          Membuat pupuk nitrogen.
-          Sebagai pendingin, misalnya pada industri pengolah makanan.
-          Membuat ruang inert untuk menyimpan zat-zat eksplosif.
-          Sebagai bahan – bahan peledak.

2.    Fosfor: lambang P nomor atom 15 dan massa atom 30,9738. Terdapat 3 jenis fosfor yaitu: fosfor putih, fosfor kuning, dan fosfor merah atau ungu.Unsur ini mempunyai titik lebur 44,1° C dan titik didih 280° C. Ditemukan pada tahun 1669 oleh H. Brand. Fosfor (berasal dari bahasa Yunani, phosphoros, yang memiliki cahaya.
Ciri-ciri :
o   Berwarna putih kekuningan.
o   Tidak terdapat bebas.
o   Banyak sekali dikerak bumi dalam kombinasi dengan unsur lain.
o   Terdapat dalam mineral.
Manfaat :
ü  Memproduksi asam fosfat.
ü  Fosfor merah untuk membuat korek api.
ü  Dalam tubuh manusia, fosfor terdapat pada nukleat yaitu DNA dan RNA, dan kalsium fosfat sebagai senyawa utama penyusun matriks tulang.
3.    Arsen : suatu unsur kimia dengan simbol As dan nomor atom 33. Kata arsen dipinjam dari bahasa Persia yaitu zarnik yang berarti orpimen kuning.
Ciri-ciri :
o   Beracun.
o   Memiliki 3 bentuk alatropik (kuning, hitam, abu-abu).
o   Zat dasar berbentuk padat.
Manfaat :
-          Sebagai transistor yaitu digunakan sebagai bahan laser untuk mengkonversi listrik ke cahaya koheren secara langsung.
4.    Antimon : lambang Sb dan nomor atom 5. Bentuk stabil antimon adalah logam biru-putih. Antimoni kuning dan hitam adalah logam tak stabil. Antimon (Yunani: anti plus monos, logam yang tidak ditemukan sendiri).

Ciri-ciri :
o   Berwarna putih keperakan.
o   Mempunyai 4 bentuk alotropi
o   Berbentuk kristal padat yang rapuh.
o   Daya hantar listrik dan panasnya lemah.
Manfaat : Penguat timbal untuk baterai.
5.     Bismuth : lambang Bi dan nomor atom 83. Bismuth (bahasa latin bisemutun, dan bahasa Jerman Wismuth
Ciri-ciri :
o   Bersifat diamagnetik.
o   Tidak berbahaya.
o   Jika dibakar nyala berwarna biru.
Manfaat : Pembuatan bahan kosmetik.


GOLONGAN HIDROGEN DAN IVA
Hidrogen adalah gas diatomik. Bernomor atom 1 dan simbol nya H. Senyawa Hidrogen relatif. Langka dan jarang di jumpai secara alami di bumi. Biasanya dihasilkan secara industri dari berbagai senyawa Hidrokarbon seperti metana. Disebut diatomik karena sangat mudah terbakar.
Hidrogen terbakar menurut persamaan kimia :
2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l) + 572  kJ(286 kJ/mol)
}  Hidrogen dapat membentuk senyawa dengan unsur yang lebih elektronegatif seperti halogen (F, Cl, Br, I); dalam senyawa ini hidrogen memiliki muatan parsial positif. Ketika berikatan dengan fluor, oksigen ataupun nitrogen, hidrogen dapat berpartisipasi dalam bentuk ikatan non-kovalen yang kuat, yang disebut dengan ikatan hidrogen yang sangat penting untuk menjaga kestabilan kebanyakan molekul biologi.
Senyawa hidrogen sering disebut sebagai hidrida. Oleh kimiawan, istilah "hidrida" biasanya memiliki arti atom H yang mendapat sifat anion, ditandai dengan H
}  Oksidasi H2 secara formal menghasilkan proton H+. Spesies ini merupakan topik utama dari pembahasan asam, walaupun istilah proton digunakan secara longgar untuk merujuk pada hidrogen kationik yang positif dan ditandai dengan H+. Proton H+ tidak dapat ditemukan berdiri sendiri dalam laurtan karena ia memiliki kecenderungan mengikat pada atom atau molekul yang memiliki elektron.
Unsur golongan IVA : unsur yang sangat penting, seperti karbon yang merupakan basis dari kehidupan di bumi dan  silikon yang sangat vital bagi struktur fisik bagi lingkungan dalam bentuk kerak bumi.
SIFAT-SIFAT GOL IV A
          Kecuali Karbon, umumnya tidak terdapat di alam dalam bentuk bebas
          Makin ke bawah makin elektropositif. Kecuali Pb, dapat membentuk senyawa dioksida bila direaksikan dengan udara
          Dapat membentuk senyawa amfoter yakni dengan membentuk oksida Sn(IV) dan oksida Pb(IV)
          Dapat membentuk senyawa kompleks dengan bilangan oksidasi sampai 6
          Kecuali karbon, dapat bereaksi dengan basa. Kecuali C dan Si, dapat bereaksi Halogen
Karbon : (Latin: carbo, arang) Karbon, suatu unsur yang telah ditemukan sejak jaman pra-sejarah sangat banyak ditemukan di alam. Karbon juga banyak terkandung di matahari, bintang-bintang, komet dan amosfir kebanyakan planet. Karbon ditemukan di alam dalam tiga bentuk alotropik: amorphous, grafit dan berlian. Karbon sangat unik karena dapat membentuk banyak senyawa dengan hidrogen, oksigen, nitrogen dan unsur-unsur lainnya. Karbon memiliki 7 isotop
Timah : merupakan logam perak keputih-putihan, mudah dibentuk, ductile dan memilki struktur kristal yang tinggi. (Anglo-saxon: lead, Latin: plumbum). Timbal didapatkan dari galena (PbS) dengan proses pemanggangan.
Timbal : merupakan logam putih kebiru-biruan dengan pancaran yang terang. Timbal sangat lunak, mudah dibentuk, ductile, dan bukan konduktor listrik yang baik. Logam ini sangat efektif sebagai penyerap suara. Digunakan sebagai tameng radiasi di sekeliling peralatan sinar-x dan reaktor nuklir, dan digunakan sebagai penyerap getaran.
Silicon : (Latin, silex, silicis, flint). Silikon terdapat di matahari dan bintang-bintang dan merupakan komponen utama satu kelas bahan meteor yang dikenal sebagai aerolites. Silikon tidak ditemukan bebas di alam, tetapi muncul sebagian besar sebagai oksida dan sebagai silikat. Silikon bentuknya sebagai pasir dan tanah liat, dapat digunakan untuk membuat batu bata dan sebagai bahan tungku pemanas. Dalam bentuk silikat digunakan untuk membuat enamels (tambalan gigi), pot-pot tanah liat, dan lain-lain.
Germanium : (Latin: Germania, Jerman). Unsur ini logam  berwarna putih keabu-abuan. Germanium berbentuk kristal dan rapuh. Kegunaan umum germanium adalah sebagai bahan semikonduktor. Kegunaan lain unsur ini adalah sebagai bahan pencampur logam, sebagai fosfor di bola lampu pijar dan sebagai katalis.


GOLONGAN ALUMINIUM
Aluminium adalah logam yang berwaarna putih perak dan tergolong ringan yang mempunyai massa jenis 2,7 gr cm –3. dalam sistem periodik ialah unsur kimia yang terletak pada golongan 13 periode 3. Lambang aluminium ialah Al, dan nomor atomnya 13. Aluminium ditemukan oleh Sir Humprey Davy pada tahun 1809 sebagai suatu unsur, dan pertama kali direduksi sebagai logam oleh Hans Christian Oesterd pada tahun 1825. Dari segi industrial, pada tahun 1886, Paul Heroult di Prancis dan C. M. Hall di Amerika Serikat, secara terpisah telah memperoleh logam aluminium dari alumina dengan cara elektrolisa dari garamnya yang terfusi.
Karakteristik aluminium :
       Ringan : memiliki bobot sekitar 1/3 dari bobot besi dan baja, atau tembaga. Berat jenisnya ringan (hanya 2,7 gr/cm³, sedangkan besi ± 8,1 gr/ cm³)
       Kuat : terutama bila dipadu dengan logam lain, Paduan Al dengan logam lainnya menghasilkan logam yang kuat seperti Duralium (campuran Al, Cu, mg).
       Reflektif : dalam bentuk aluminium foil digunakan sebagai pembungkus makanan, obat, dan rokok.
       Konduktor panas : sifat ini sangat baik untuk penggunaan pada mesin-mesin / alat-alat pemindah panas sehingga dapat memberikan penghematan energi.
       Konduktor listrik : setiap satu kilogram aluminium dapat menghantarkan arus listrik dua kali lebih besar jika dibandingkan dengan tembaga. Karena aluminium relatif tidak mahal dan ringan, maka aluminium sangat baik untuk kabel-kabel listrik overhead maupun bawah tanah.
       Tahan korosi : sifatnya durabel sehingga baik dipakai untuk lingkungan yang dipengarui oleh unsur-unsur seperti air, udara, suhu dan unsur-unsur kimia lainnya, baik diruang angkasa atau bahkan sampai ke dasar laut.
       Tak beracun : dan karenanya sangat baik untuk penggunaan pada industry makanan, minuman, dan obat-obatan yaitu untuk peti kemas dan pembungkus
       Mudah di-fabrikasi/ dibentuk dengan semua proses pengerjaan logam. Mudah dirakit karena dapat disambung dengan logam / material lainnya melalui pengelasan, brazing, solder, adhesive bonding, sambungan mekanis,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar